lazada

Kamis, 17 Desember 2015

PESONA DAWET / CENDOL

Seminggu ini gue keliling kampung gw sendiri kolaka, memang sedikit lucu dan aneh buat gw yang paling malas hang out kemana-kemana, tapi karena gw hanya tertarik dengan sebuah fenomena yang tidak biasa dan sedikit menggelitik rasa penasaranku bener-bener all out.
Dawet atau cendol kata orang didaerahku sebenarnya bukan hal yang baru, tapi untuk lebih meyakinkan diri sendiri, yah jalan satu-satunya gw harus search ke beberapa mesin telusur yang akurat termasuk mesin jahit nenek gw, oh yaa ternyata Dawet itu ada sejak tahun 1980, hmmm bener-bener gw masih balita tak berkumis hehehe, dan usut punya usut dawet atau cendol itu berasal dari banjar Negara jawa tengah namanya dawer ayu. Dan dawet ini gampang banget ditemui dipasar-pasar tradisional banjar Negara.
Nah kenapa bisa nyampe di kota saya yaa..???? itu yang jadi pertanyaan, mungkin jawabannya seperti ini, seiring berjalannya waktu kota semakin ramai dan sudah banyak sajian makanan dan minuman yang siap saji dan lebih praktis bahkan kemasannya pun lebih menarik sampai dawet ini hampir sudah tidak dikenali anak-anak sekarang, atau bisa jadi karena perpindahan penduduk yang semakin banyak baik ke kota maupun ke desa sehingga mereka dari luar daerah atau luar kota siap unjuk gigi untuk membuka usaha khas daerah mereka yang tidak ada di daerah lain.
3 tahun kemaren sempat jadi perhatian masyarakat dikampung saya tiba-tiba hampir disudut jalan ramai ada gerobak dorong dengan khas patung kayu semar didepan gerobak, gak sampai setahun grobak yang jualan tersebut tiba-tiba hilang entah kemana
Dan sekarang tiba-tiba gerobak itu muncul lagi dan semakin marak,oleh banyaknya pengunjung yang dikit-dikit dawet dikit dikit dawet, hmmm rasa penasaran gw pun semakin memuncak seperti bukit..akhirnya hasil suvey gw menemukan sedikit titik terang, kenapa mereka tiba-tiba muncul kembali dengan market yang lebih mengena disbanding tahun kemaren, oh yaa tapi saya perkenalkan nama-nama penjual dawet dulu yaa yang terdapat di 8 titik sudut keramaian kampung gw
1.   Mas Eko
2.   Mas Sulis
3.   Mas napno
4.   Mas wawan
5.   Mas joko
6.   Mas hen
7.   Mas kuntjoro
8.   Mas beben
Nama-nama mereka seperti boyband heheh dan ternyata mereka semua dari pulau jawa, diketuai oleh mas eko, mas eko ini sudah lama tinggal disulawesi, karena bulan kemaren musim kemarau panjang jadi mas eko antusias dan berkeyakinan kalau tepat menjual es dawet ini, wah luar biasaaa…ternyata survey dan marketnya top markotop.
Ya udah segitu aja kali yaa, soal dawetnya yang terpenting adalah pesona kota gw itu indah dari segi kota kecil yang sudah 12 kali mendapatkan piala adipura berturut-turut juga memiliki wisata laut yang luar biasa, sebagai referensinya gw unggah di youtube : mooch produksi :  pesona Indonesia kabupaten kolaka Sulawesi tenggara